Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Kamis, 16 April 2026 tepatnya pukul 09:22 WIB menunjukkan adanya technical rebound atau menguat setelah sempat berada di zona merah, yang terlihat dalam poin 71,63 atau sebesar 0,94% ke level 7,695.22.
Penguatan yang ditandai dengan zona hijau dianggap aman dan positif untuk melakukan transaksi perdagangan saham (trading), berdasar pada salah satu metode yang digunakan yaitu scalping atau strategi berjangka sangat pendek guna mengambil keuntungan skala kecil namun cepat.
Hal ini sesuai dengan pergerakan harga saham pada hari yang sama. Salah satu strategi yang bisa digunakan oleh trader adalah memperhatikan buying average saham atau cara pembelian saham yang sama dalam beberapa kali di harga yang beda, lalu menghitung rata-rata pembeliannya (average price).
Strategi ini digunakan dengan tujuan sebagai berikut;
- Menurunkan harga rata-rata saat harga saham turun
- Mengelola risiko saat pembelian saham
- Mengoptimalkan posisi saat yakin dengan prospek sahamnya
Sementara itu, berikut kami berikan 5 saham listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang cocok untuk scalping!
BBRI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Pergerakan harga BBRI biasanya cepat mengikuti arah IHSG, sehingga dalam kondisi pasar yang fluktuatif seperti saat ini, saham ini sering membentuk swing intraday yang cukup jelas yang dapat dimanfaatkan pada strategi quick trading.
Selain itu, saham ini juga termasuk yang memiliki likuiditas tinggi dan sebelumnya sempat terkena tekanan jual asing, sehingga berpotensi mengalami rebound teknikal dalam kondisi pasar yang mulai mencari keseimbangan.
BUMI – PT Bumi Resources Tbk
Perlu diketahui, BUMI selama ini dikenal sebagai saham dengan volume transaksi besar dan volatilitas tinggi, utamanya di sektor energi yang sensitif terhadap sentimen global.
Dalam kondisi pasar yang aktif dan penuh spekulasi, saham ini sering menciptakan pergerakan naik-turun cepat dalam satu sesi, sehingga ideal untuk strategi momentum maupun range scalping dengan target pendek.
PTRO – PT Petrosea Tbk
Dalam kondisi IHSG yang masih volatil, saham ini kerap membentuk pullback dan breakout cepat di intraday chart, sehingga memberikan peluang bagi scalper untuk memanfaatkan perubahan momentum jangka pendek.
Kemudian, PTRO juga disebut memiliki karakter pergerakan yang dinamis sebagai saham sektor tambang dan jasa pertambangan, yang sering mengikuti sentimen komoditas dan proyek energi.
BBCA – PT Bank Central Asia Tbk
Dalam kondisi pasar yang tidak stabil, BBCA sering membentuk range intraday yang konsisten, sehingga memungkinkan trader melakukan transaksi berulang dengan risiko relatif lebih terukur dibanding saham yang terlalu liar.
BUVA – PT Bukit Uluwatu Villa Tbk
Perlu dipahami, saham BUVA dalam catatannya kerap menunjukkan lonjakan volume dan pergerakan harga yang cepat dalam waktu singkat, sehingga menciptakan peluang breakout maupun reversal intraday yang dapat dimanfaatkan oleh trader jangka pendek. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"
Jangan lupa kunjungi media sosial kami
Video Viral
Kamarkos
|
Pojoke Pati
|